Langsung ke konten utama

Postingan

Bacotan Unfaedah : Jatuh Cinta dan Berhalusinasi itu Samar Bedanya!

Jatuh cinta itu susah, sayang que. Apalagi sambil nulis buat sesajen di blog yang hampir punah gara-gara dirundung   kretivitas yang karam belakangan ini. Ketika wahyu tiba-tiba bertandang, jangan diusir mylove , teruskan, lanjutkan peradaban ini karena “orang boleh pandai setinggi langit, tapi selama ia tak menulis ia akan hilang di dalam masyarakat dan dari sejarah” by Pramoedya Ananta Toer, sama seperti seseorang yang akan gue nistakan di tulisan ini, biar orang-orang pada tau gitu, bahwa cinta gue ke dia itu abadi dan takkan lekang dihapus zaman karena gue sudah bersusah jiwa untuk menggoreskan kata demi kata dan, ya itulah latar belakang gue nulis konten ini, seketika itu gue langsung running program ms. word yang mulia. Maksud hati ingin menorehkan quotes-quotes cinta ala filsuf yunani ditulisan ini ternyata lebih susah sayang que. Susah sekali, gue mesti scrool quotes-quotes di goodreads, ya tapi itu bukan lah yang terpenting karena “menulis adalah suatu cara untuk b...

Review Unfaedah: Dilan 1991

(Sumber) Halluuuu! Welcome back to my youtube channel! Wait, excuse me are you dumb or something? Ok. Ignore it. Balik lagi bersama review film unfaedah ala manusia bar-bar macam saya gue. Alhamdulilah sukur wasukurillah masih diberi kesempatan buat ulang tahun lagi, hehehe. Setelah setahun yang lalu gue me review film Dilan 1990, akhirnya gue balik lagi ingin menghujat memberikan kritik dan saran yang membangun untuk dunia per pileman di Indonesia. Sebagai warga negara yang baik yang menjunjung tinggi nilai-nilai pancasila hendaklah kita sebagai warga negara yang terdaftar dalam kependudukan kecamatan setempat merasa bangga karena Dilan 1991 berhasil meraih penonton sebanyak 800 ribu manusia pada hari pertama film tersebut ditayangkan. Pantas bangga banget para pemainnya, ini sebuah pencapaian yang luar biasa dari film lokal dalam bersaing dengan film impor, apalagi ketika film ini ditayangkan, Captain Marvel juga ikut menginvasi bingkai poster film di XXI atau bioskop...

Bacotan Fangirl: Berbagi Cogan di Hujan Bulan Oktober

HEYOOOO WHAT’S UP! Sudah berapa lama blog ini terbengkalai layaknya barang elektronik yang siap dijual? Kesibukan ini membunuh Mimin sehingga hobi Mimin benar-benar tidak tersalurkan, Mimin akhirnya menyadari skill menulis Mimin semakin unfaedah jika tidak membahas sesuatu yang berkaitan dengan cogan dan dunia fangirl Maka kali ini dengan tidak berbasa-basi Mimin akan membagikan info-info cogan yang Mimin dapatkan selama bertapa hiatus dari blog selama 5 bulan. Gileeee, 5 bulan wagelasih . Jadi langsung saja untuk kalian yang keracunan cogan dan mulai meminta obat bius yang more and more ! Btw, Mimin mau pamer jumlah following Mimin di instagram per 23 Agustus 2018 yaitu sebanyak 811 yang sebagian besar cogan-cogan mancanegara yang Mimin ikutin. WAGELASIH!  Daripada banyak bacot langsung aja!                     1.        POMOGISEBE       Dia ini salah satu cogan Rusi...

Bacotan Fangirl: 5 Hal Ini Membuat Fangirl Jauh Dari Idola

Hal-hal yang memutuskan hubungan fangirl dengan idolanya (Ini gambar apaan sih anjay) Hallo seluruh fangirls jomblo se-nusantara, apa kabar? Fangirl kpop, fangirl jpop, fangirl western, fangirl 2D apapun motif  perfanfigirlingan kalian kita semua tetaplah satu, berbeda-beda tetapi tetap satu. Tujuan kita sama yaitu sama-sama meraih cintanya idola dan hidup rukun membentuk keluarga yang sakinah, mawadah, warohmah bersama idola. (Idola disini dalam garis keras adalah cowok ya) Apa sih yang bikin seorang wanita gak tobat-tobat selama bertahun-tahun dari profesi nista ini? Kalau alasan gue sih simple, kalau bukan karena sayang, gue gak akan bertahan sampai sejauh ini. Laelah, gaya amat gue. Lagian juga kalau sisi un-optimis dari seorang fangirl seperti gue, sosok penggemar adalah alat untuk meraih kesuksesan, tanpa penggemar memangnya Justin Bieber siapa? Saking terlenanya kita sama cogan-cogan di luar sana sehingga benar-benar lupa bagaimana sih wujud ga...

Review Unfaedah: Dilan 1990

REVIEW FILM DILAN 1990 Kata Dilan, “Jangan rindu, rindu itu berat kamu gak akan kuat. Biar aku saja.” Bagaimana bisa quotes sereceh itu viral dengan berbagai modifikasi oleh netizen Indonesia? Setelah mengkhatamkan buku Dia Dilanku 1990 di tahun 2016 sekarang tertunaikanlah menonton filmnya yaitu Dilan 1990 pada hari Jumat, 2 Februari 2018 bersama sahabat-sahabat tereceh saya. Bagaimana bisa buku setebal bla bla halaman (Saya lupa berapa lembar Novel Dilan 1990) bisa terangkum di dalam sebuah film berdurasi 110 menit yang berhasil mebuat saya rindu, rindu akan tulisan Pidi Baiq tentang kisah Milea dan Dilan. Sebenarnya saya rindu meminjam novel Dilan dari teman SMP saya (Gak pernah modal), rindu aroma khas buku yang selalu saya ciumi setiap saat (apakah ini kelainan?) 110 menit saya berdiam diri duduk santai di studio 5 XXI, sambil menggerutukan harga popcorn yang dibeli teman saya seharga 38 ribu, nominal yang tinggi untuk dompet pelajar seperti saya, sehingg...